Bash dan Perintah Dasar
Assalamualaikum. Wr. Wb. Pada kali ini saya
akan menjelaskan sedikit materi tentang bash dan perintah dasar
Bash adalah Unix Shell dan Bahasa Perintah
yang ditulis oleh Brian Fox untuk proyek GNU sebagai pengganti perangkat lunak
bebas untuk Bourne Shell (Wikipedia). Shell atau bahasa perintah ini pertama
kali dirilis pada tahun 1989 dan telah didistribusikan secara luas karena
merupakan shell default pada distribusi Linux dan MacOS. Kemudian pada tahun
2016 shell ini juga disediakan oleh Microsoft pada produknya yaitu Windows 10
Anniversary Update, Meskipun tidak di install secara default.
Bash adalah prosessor perintah yang biasanya
berjalan di jendela teks, dimana pengguna jenis perintah yang menyebabkan
tindakan. Bash juga dapat membaca perintah dari file yang disebut script.Soal
penamaan, Bash adalah singkatan dari Bourne Again Shell yang merupakan versi
baru dari Bourne Shell yang dikembangkan oleh Steve Bourne.
Berikut adalah 4 fitur utama Bash:
1. Alias
Alias biasanya digunakan untuk menyingkat suatu perintah yang panjang.
Sintaks : alias nama_alias=perintah
2. History
Digunakan untuk menampilkan kembali perintah – perintah yang sudah
diketikkan dari prompt dengan cara menekan tombol panah atas atau tombol panah
bawah.
3. Cammand line
editing
Berfungsi untuk mengedit perintah apabila anda salah mengetiikan suatu
perintah, dengan cara menggunakan tombol panah kiri atau tombol panah kanan.
4. Command line
completion
Berfungsi untuk mempermudah dalam mengetikkan suatu perintah yang
panjang, dengan cara menekan tombol [TAB] pada saat mengetikkan perintah.
Perintah dasar:
Perintah Dasar
Linux Yang Wajib Diketahui
- man <perintah> untuk meilhat
panduan
Melihat kegunaan
dari perintah (melihat buku manual dari sebuah program). Contohnya seperti
| $ man apt | akan menampilkan manual penggunaan dari
program apt.
- <perintah> –help untuk panduan
ringkas
Hampir sama
kegunaannya dengan man, akan tetapi hasil yang dimunculkan
lebih ringkas daripada menggunakan perintah man.
- sudo untuk super user
Menjalankan
program sebagai user root atau super user.
- ls untuk melihat direktori
Melihat daftar
file & folder yang ada direktori pada saat itu, contohnya | $ ls
/var/lib | digunakan untuk melihat apa saja yang ada pada folder lib.
- cd untuk masuk ke direktori
Masuk ke direktori
yang diinginkan, contohnya seperti | $ cd /home/ | untuk
menjadikan folder home sebagai direktori pada saat itu.
- mkdir <nama folder> untuk
membuat folder
Membuat folder
pada direktori kerja pada saat itu.
- pwd untuk melihat direktori aktif
Melihat direktori
kerja yang pada saat itu aktif. Contoh hasilnya “/home/niagahoster”
- vim untuk membuka text editor
Membuka text
editor Vim untuk mengedit teks.
- cp <asal> <tujuan> untuk
menyalin file
Menyalin file dan
folder, bisa ke folder itu juga atau ke folder yang lain. Seperti | $
cp /home/test.php /var/www/html | akan memindahkan file test.php ke
folder html. Sedangkan jika menyalin folder harus
menggunakan opsi “-r”.
- mv <asal> <tujuan> untuk
memindahkan folder
Memindahkan file dan
folder, bisa ke folder itu juga atau ke folder yang lain. Seperti | $
cp /home/test.php /var/www/html | digunakan untuk memindahkan
file test.php ke folder html.
- rm <file> untuk menghapus file
Menghapus file,
bisa juga untuk menghapus folder pada direktori tertentu.
- find <nama file> untuk mencari
file
Mencari file dalam
direktori hirarki. Contoh penggunaannya | $ find -name niagahoster.txt |
- history untuk melihat riwayat
Perintah dasar
linux ini digunakan untuk melihat riwayat perintah yang sudah pernah digunakan
sebelumnya. Jika ingin mencari perintah tertentu bisa menggunakan $
history | grep apt untuk mencari nama perintah yang sudah pernah
diketikan dan mengandung potongan kata apt.
- cat untuk melihat isi file
Melihat isi dari
sebuah file, bisa juga untuk menggabungkan isi dari dua buah file. Contohnya
| $ cat niagahoster1.txt niagahoster2.txt |.
- echo untuk menampilkan baris teks
Perintah ini
digunakan untuk menampilkan satu baris teks. Bisa juga untuk menuliskan sebuah
teks kedalam file, contohnya seperti berikut | $ echo “Teks” >>
niagahoster.txt |. Perintah tersebut akan menuliskan “Teks” ke
dalam file “niagahoster.txt”, jika file tersebut belum ada maka otomatis
akan dibuat.
- grep untuk mencari kata
Menampilkan baris
yang mengandung kata yang sama sesuai dengan pattern, contohnya seperti | $
grep -i source niagahoster.txt | maka akan memunculkan baris yang
mengandung kata “source” pada “niagahoster.txt”.
- wc untuk menampilkan baris baru
Menampilkan baris
baru, kata, dan bite pada sebuah file.
- sort untuk mengurutkan
Mengurutkan hasil
dari pembacaan isi file.
- chmod untuk mengganti hak akses
Mengganti hak akses pada sebuah
file. Contohnya jika ingin menggani hak akses niagahoster.txt menjadi
644 menggunakan baris perintah | $ chmod 644 niagahoster.txt |.
- chown mengganti hak milik
Mengganti pemilik
dan group dari sebuah file. Contohnya jika ingin mengubah kepemilikan
niagahoster.txt menjadi “niaga” bisa menggunakan perintah | $ chown
niaga:niaga niagahoster.txt |. Kata “niaga” di depan merujuk
pada user sedangkan “niaga” di belakang merujuk pada
nama group.
- su untuk mengganti user id
Mengganti user ID,
contohnya | $ su <nama user> | atau
menjadikan user pada saat itu menjadi super user.
- passwd untuk mengganti password
Perintah ini
digunakan untuk mengganti password dari user. Mengetikan | $
sudo passwd | mengganti password user pada
saat itu, sedangkan | $ sudo passwd niagahoster | digunakan
untuk mengganti password user “niagahoster”.
- who untuk menampilkan user
Perintah dasar
linux ini digunakan untuk menampilkan user pada saat ini
dipakai.
- ps untuk menampilkan snapshot
Menampilkan snapshot process
yang sedang berjalan.
- kill untuk menghentikan program
Menghentikan
program yang berjalan dengan menggunakan signal. Biasanya perintah ini
ditambahkan opsi “-9” pada saat mengeksekusi. Contohnya seperti | $
sudo kill -9 373 |, 373 adalah PID dari proses yang sedang berjalan.
- tar untuk mengumpulkan file
Ini merupakan
program pengarsipan atau untuk mengumpulkan beberapa file menjadi satu file,
dengan ekstensi “namafile.tar”. Perintah ini juga menggunakan beberapa
opsi, sebagai contoh, opsi “c” untuk membuat arsip, opsi “v” untuk
operasi verbose, sedangkan “f” untuk menentukan nama file.
- zip untuk mengkompres file
Alat kompresi file
menjadi “,zip”, hampir sama penggunaannya dengan tar.
- unzip untuk mengekstrak file
Mengekstrak/membongkar
file “.zip”.
- ssh untuk akses jarak jauh
Mengakses
komputer/server dari jarak jauh. Contoh perintah yang bisa digunakan seperti
| $ ssh <namauser>@<ip> |.
- scp untuk menyalin file
Menyalin file dari
host lain yang terhubung dalam satu jaringan. Contohnya | $ scp
<file> <user>@<ip>:<folder tujuan> |
- fdisk untuk menampilkan partisi
Menampilkan list
partisi pada perangkat, biasanya menggunakan opsi “-l”, contohnya
| $ sudo fdisk -l |
- mount untuk melampirkan file
Melampirkan
sebuah filesystem kedalam satu folder besar. Sehingga tidak
perlu melakukan akses langsung ke filesystem. Sebagai contoh
menggunakan | $ sudo mount /dev/sda2 /mnt |. Perintah ini akan
membuat isi partisi /dev/sda2 bisa diakses melalui /mnt.
- umount untuk melakukan unmount
Mengunlock
perintah mount, contohnya | $ umount /mnt | digunakan untuk
memutuskan perintah mount pada folder /mnt.
- du untuk menampilkan ukuran file
Menampilkan
ukuran file secara rekursif.
- df untuk menampilkan disk space
Menampilkan
penggunaan ruang disk pada filesystem.
- quota menampilkan sisa disk space
Menampilkan ruang
disk dan batasannya.
- reboot untuk mulai ulang
Menjalankan
perintah restart.
- poweroff untuk mematikan
Menjalankan
perintah shutdown.
- gedit untuk membuka editor teks
Membuka Text Editor untuk mengedit teks file.
- kate untuk membuka teks editor
Program yang
digunakan sebagai file editor pada KDE, beberapa sistem
operasi harus melakukan instalasi terlebih dahulu. Fungsinya hampir sama
seperti Gedit.
- bg membuat proses background
Membuat
proses foreground untuk berjalan di background.
- fg <id program> membuat
proses foreground
Membuat background proses
menjadi foreground proses.
- jobs <id program> menampilkan
identitas proses
Menampilkan nama
dan ID dari background jobs.
- sed untuk melakukan filter teks
Memfilter teks
pada sebuah file dan menggantinya dengan teks yang baru.
Contoh penggunaannya sed | ‘s/niaga/hoster/g’ niagahoster.txt |
- awk untuk memindahkan teks
Perintah ini
digunakan untuk memindah teks dan memproses bahasa.
- locate untuk mencari file
Digunakan untuk
menemukan atau mencari file.
- ifconfig untuk melihat ip
Melihat IP yang
sedang terkoneksi dan network device apa saja yang tersedia.
- date untuk menampilkan tanggal
Menampilkan
tanggal hari ini.
- nano merubah teks editor
Perintah digunakan
sebagai text editor yang tidak perlu membuka jendela baru.
Hampir sama dengan Vi namun lebih praktis.
- top melihat proses secara urut
Melihat semua
proses yang sedang berjalan, diurutkan dari proses yang paling besar. Fungsinya
hampir sama seperti system monitor.
- clear membersihkan terminal
Membersihkan
jendela terminal. Jadi isi jendela terminal akan kosong, namun jika di scroll keatas
maka perintah yang sebelumnya dijalankan masih bisa terlihat.
- dpkg -i <namapackage>.deb instalasi
paket
Berguna untuk
melakukan instalasi paket dengan ekstensi “.deb”. Terkadang bisa juga
menggunakan program “gdebi”, tetapi harus install.
- uname melihat versi kernel
Menampilkan versi
kernel yang dipakai, tanggal instalasi, dan jenis arsitektur sistem operasi.
- * untuk mencantumkan deskripsi
Ini adalah sebuah
tanda yang digunakan untuk mendeskripsikan satu string yang digunakan untuk
memberikan deskripsi singkat dari satu elemen.
Komentar
Posting Komentar